PENGERTIAN VPS
Secara singkat, VPS (Virtual Private Server) dapat diartikan sebagai sebuah komputer di dunia maya yang dapat diakses dari manapun. Sebuah VPS tidak beda halnya dengan komputer biasa yang kita miliki di rumah: terdiri dari CPU, RAM, harddisk, dan koneksi internet. Penyedia layanan VPS menyewakan komputer milik mereka untuk digunakan oleh user yang membutuhkan.
KENAPA MENGGUNAKAN VPS?
Keunggulan utama sebuah VPS sebenarnya hanya satu hal: komputer yang dimaksud dapat menyala selama 24 jam setiap hari dan memiliki akses internet yang cepat dan bandwidth yang besar. Sehingga kita dapat menggunakan komputer tersebut untuk keperluan penyedia layanan yang mengharuskan kita menyalakan komputer non-stop.
Misal, Anda ingin menghosting sebuah website atau server game, tentu Anda tidak ingin website/server Anda mati setiap terjadi pemadaman listrik di rumah Anda bukan? Pada saat seperti itulah Anda membutuhkan sebuah VPS.
BAGAIMANA PROSES PENYEWAAN VPS?
Langkah-langkahnya relatif simpel:
- Tentukan paket VPS yang Anda butuhkan.
- Order VPS tersebut melalui penyedia layanan VPS
- Anda akan memperoleh sebuah file ber-ekstensi .RDP
- Jalankan file .RDP tersebut untuk mengakses VPS yang Anda sewa
- Masukkan username dan password yang diberikan oleh penyedia layanan VPS
- Selesai. Anda akan dibawa masuk langsung ke desktop komputer VPS tersebut, tergantung operating system yang digunakan pada VPS
BERAPA HARGA PENYEWAAN VPS?
Setiap penyedia layanan VPS menawarkan harga yang berbeda-beda untuk tiap spesifikasi VPS yang berbeda pula. Ukuran VPS biasanya ditentukan oleh ukuran dan kapasitas CPU, RAM, disk, bandwidth internet, jenis OS, dan lokasi datacenter server.
APA ITU DATACENTER SERVER?
Seperti telah dijelaskan di atas, VPS sebenarnya tidak beda halnya dengan sebuah komputer biasa. Hanya saja kita dapat mengaksesnya dari mana pun kita berada. VPS-VPS ini tetap memiliki sebuah komputer fisik, untuk menjalankan semua program yang kita inginkan. Komputer fisik yang digunakan tersebut disebut sebagai datacenter server.
Semakin jauh datacenter server dengan komputer pribadi yang kita gunakan, misal kita di Indonesia tetapi menyewa VPS dari Amerika Serikat, maka akan semakin tinggi latency (ping) antara koneksi komputer kita dengan VPS. Dengan tingginya latency akan menyebabkan delay, semua command dan akses yang kita lakukan ke server akan terlambat (delayed). Ibarat kita bepergian mudik ke luar kota, semakin jauh jarak tujuan mudik kita maka akan semakin lama kita sampai ke tujuan. Begitu pula proses delay yang terjadi, karena jauhnya jarak, maka sinyal listrik yang membawa command yang kita kirimkan pun juga lama sampainya.
MENGAPA JENIS OPERATING SYSTEM BISA MEMPENGARUHI HARGA?
Komputer VPS yang kita akses membutuhkan operating system untuk menjalankan programnya. Operating system tersebut dapat kita pilih berdasarkan penawaran penyedia layanan VPS. Mulai dari Windows, Linux, Ubuntu, Cent OS, bahkan sampai Mac OS X. Kita tinggal memilih jenis operating system yang sesuai dengan kebutuhan kita.
Operating system jenis Windows adalah yang paling umum dan paling mudah untuk digunakan. Tetapi, karena pada dasarnya OS jenis Windows adalah tidak gratis (kita harus membayar ke Microsoft untuk mendapat lisensi asli Windows), maka tidak heran jika VPS Windows memiliki harga sewa yang relatif lebih mahal dibanding OS opensource (gratis) seperti Linux.
SAYA TERTARIK UNTUK MENYEWA SEBUAH VPS BERBASIS WINDOWS. APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN?
VPS Windows yang kami tawarkan memiliki harga yang sangat-sangat murah sekali dengan spesifikasi ultra high-end (CPU 8 cores, RAM 36 GB, harddisk 1000 GB, internet port speed 1000 Gbps). Untuk setiap akses VPS semewah itu Anda cukup membayar Rp25.000 sampai Rp10.000 per VPS-nya.
Silakan klik link berikut untuk mempelajari spesifikasinya lebih lanjut.
Anda bisa menghubungi kami di kontak berikut:
Email:
shadowofdoom1000@gmail.comBBM:
5F72C4B5





No comments:
Post a Comment